- Oleh : Budi Hartono
BOJONEGORO — Setelah mengalami gangguan distribusi air selama beberapa hari, warga Perumahan Griya SAE Sejahtera akhirnya dapat kembali menikmati aliran air bersih. Tim teknis dari Perumda Air Minum Tirta Buana Kabupaten Bojonegoro memastikan penyebab utama gangguan berhasil ditemukan pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Gangguan distribusi air sebelumnya menimbulkan keresahan warga karena pasokan air tidak mengalir secara normal. Proses penelusuran dilakukan secara bertahap hingga akhirnya tim menemukan sumber persoalan berada di bawah sebuah pohon kamboja yang tumbuh rindang di sekitar jalur pipa distribusi.
Tim teknis menghadapi tantangan cukup besar dalam proses pencarian titik gangguan. Lokasi pipa yang berada di bawah pohon dengan perakaran kuat membuat proses penggalian harus dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak struktur lingkungan sekitar.
Baca juga:
Setelah dilakukan penggalian pada titik yang dicurigai, petugas menemukan bahwa bagian dalam pipa tersumbat oleh akar pohon kamboja yang menembus jalur pipa. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak dapat mengalir menuju pelanggan, khususnya warga Perum Griya SAE Sejahtera dan sekitarnya.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Buana Kabupaten Bojonegoro, H. M. Khairul Anwar, menyampaikan bahwa proses perbaikan langsung dilakukan setelah penyebab utama berhasil diidentifikasi.
Ia menegaskan bahwa tim bekerja secara intensif untuk memastikan jaringan pipa kembali berfungsi optimal serta meminimalkan potensi gangguan serupa di masa mendatang.
Dengan ditemukannya akar permasalahan tersebut, proses pembersihan dan perbaikan jaringan pipa segera diselesaikan. Aliran air kini telah kembali mengalir normal ke rumah warga terdampak di wilayah Bojonegoro.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemantauan berkala terhadap jaringan distribusi air, khususnya pada area yang memiliki vegetasi berakar kuat di sekitar jalur pipa. Upaya preventif diharapkan dapat menjaga keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat.