TUBAN — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet-atlet Shorinji Kempo Kabupaten Tuban di kancah olahraga Jawa Timur. Pada Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang berlangsung di GOR Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 14–16 Juni 2026, kontingen Tuban berhasil mengumpulkan 16 medali dan menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan penting dalam cabang olahraga bela diri tersebut.
Dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 247 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, para kenshi Tuban menunjukkan performa impresif dengan meraih tujuh medali emas, enam medali perak, dan tiga medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan atlet yang dijalankan secara berkelanjutan oleh Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Tuban.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perkemi Tuban, Hari Winarko, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang mampu tampil kompetitif di tengah persaingan ketat antardaerah.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin, kerja keras para atlet, dedikasi pelatih, serta dukungan berbagai pihak yang terus mengawal perkembangan olahraga Kempo di Kabupaten Tuban.
Alhamdulillah, para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka tampil dengan semangat juang yang tinggi dan berhasil bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan Kempo di Tuban berjalan dengan baik,” ujar Hari Winarko.
Sejumlah atlet menjadi tulang punggung perolehan medali emas bagi kontingen Tuban. Bushido Ajie Saputra tampil dominan dengan menyabet dua medali emas pada nomor Tandoku Putra Kyu I Remaja B dan Randori Putra kelas 65 kilogram.
Prestasi serupa ditorehkan Lutfi Rizki Wahyu Utama yang berhasil meraih medali emas pada nomor Tandoku Putra Kyu II Remaja A dan Embu Beregu Campuran Kyu Kenshi.
Sementara itu, medali emas lainnya dipersembahkan oleh Sabrina Nasikhatul Husna pada nomor Tandoku Putri Kyu II Remaja A, Kaysha Cahyani Syam Soraya pada nomor Embu Berpasangan Putri Kyu II Remaja A dan Embu Beregu Campuran Kyu Kenshi, Shafa Hermawan pada nomor Embu Berpasangan Putri Kyu III Remaja A dan Embu Beregu Campuran Kyu Kenshi, serta Antonius Dwiyanto Agun yang menjadi juara pada nomor Tandoku Putra Dewasa Kyu II.
Baca juga:
Selain mendominasi perolehan medali emas, para atlet Tuban juga menunjukkan konsistensi melalui raihan medali perak di sejumlah nomor. Atlet-atlet seperti Tahfaqul Manan Ramadhani, Aurora Felicia Hermawan, Salwa Agustin Assyifa, Muhammad Rhelza A., dan beberapa kenshi lainnya berhasil menembus babak final dan mempersembahkan tambahan poin penting bagi kontingen.
Adapun medali perunggu diperoleh melalui penampilan Tahfaqul Manan Ramadhani, Sabrina Nasikhatul Husna, Shafa Hermawan, Antonius Dwiyanto Agun, Wahyudin Saputra Umar, dan Ega Pramudya yang mampu menunjukkan daya saing tinggi hingga akhir pertandingan.
Bagi Pengkab Perkemi Tuban, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian sesaat, melainkan bagian dari proses panjang dalam membangun regenerasi atlet dan memperkuat fondasi prestasi olahraga daerah.
Hari Winarko menegaskan bahwa hasil yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas kemampuan teknik maupun mental bertanding.
Prestasi ini bukan akhir dari perjuangan. Kami berharap para atlet tetap rendah hati, terus berlatih, dan menjadikan hasil ini sebagai pemacu untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky. Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, dan pengurus Perkemi Tuban yang telah mengharumkan nama daerah melalui prestasi di tingkat provinsi.
Menurut Bupati, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa generasi muda Tuban memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing dalam dunia olahraga. Ia berharap pencapaian para atlet Kempo dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya untuk terus mengasah bakat dan kemampuan yang dimiliki.
Terima kasih atas dedikasi dan perjuangan para atlet yang telah membawa nama baik Kabupaten Tuban. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari Tuban,” tuturnya.
Raihan 16 medali pada Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Surabaya 2026 semakin memperkuat reputasi Kabupaten Tuban sebagai daerah yang konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi di cabang olahraga bela diri. Di tengah meningkatnya persaingan olahraga prestasi di Jawa Timur, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan yang terarah, berkesinambungan, dan didukung kolaborasi berbagai pihak mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan sekaligus membuka peluang bagi atlet daerah untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.