- Oleh : Budi Hartono
BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali memperkuat upaya memperluas akses masyarakat terhadap dunia kerja. Melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), Pemkab Bojonegoro akan menggelar BEJO CAREER DAY 2026, sebuah bursa kerja yang menyediakan sekitar 1.000 lowongan pekerjaan dari puluhan perusahaan.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, bertempat di Pendopo Malowopati Bojonegoro. Agenda ini terbuka untuk masyarakat umum dan dapat diikuti secara gratis.
BEJO CAREER DAY 2026 dirancang bukan sekadar sebagai ruang pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja, melainkan sebagai jembatan yang mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi tenaga kerja lokal secara langsung.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus berkontribusi menekan angka pengangguran.
Melalui BEJO CAREER DAY 2026, kami ingin menjembatani para pencari kerja lokal dengan dunia industri secara langsung. Ada sekitar 1.000 kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor yang siap diisi oleh masyarakat Bojonegoro,” ujar Mahmudi.
Menurut dia, format kegiatan tahun ini disusun secara lebih komprehensif. Pencari kerja tidak hanya memperoleh informasi mengenai perusahaan dan posisi yang tersedia, tetapi juga memiliki kesempatan mengikuti proses rekrutmen secara langsung.
Rangkaian kegiatan akan dimulai dari registrasi peserta, dilanjutkan dengan presentasi profil perusahaan, hingga walk-in interview yang memungkinkan pencari kerja berinteraksi langsung dengan pihak perusahaan.
Kehadiran perusahaan secara langsung di lokasi diharapkan dapat memangkas jarak antara pencari kerja dan pemberi kerja. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui informasi lowongan, tetapi juga dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai kebutuhan industri, kualifikasi tenaga kerja, serta proses rekrutmen yang harus dilalui.
Selain fasilitas rekrutmen, Dinperinaker juga menyiapkan layanan konsultasi karier. Layanan ini ditujukan untuk membantu pencari kerja mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia profesional, termasuk memahami tantangan dan tuntutan lingkungan kerja.
Baca juga:
BEJO CAREER DAY 2026 juga memberikan perhatian khusus terhadap peluang kerja di luar negeri. Pemkab Bojonegoro tidak hanya berupaya mempertemukan masyarakat dengan perusahaan dalam negeri, tetapi mulai mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.
Salah satu agenda yang disiapkan adalah Sosialisasi Pelatihan Bahasa Jepang bagi pencari kerja yang memiliki minat untuk mengembangkan karier di luar negeri.
Kami tidak hanya membuka peluang kerja dalam negeri, tetapi juga menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Bojonegoro agar berdaya saing internasional. Salah satunya melalui program Sosialisasi Pelatihan Bahasa Jepang bagi pencari kerja yang berminat menjajaki karier di luar negeri,” kata Mahmudi.
Program tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas perspektif pencari kerja. Penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa yang dibutuhkan oleh negara tujuan, dapat menjadi salah satu modal bagi tenaga kerja Indonesia untuk memasuki pasar kerja global.
Dengan pendekatan tersebut, Career Day tidak semata-mata diarahkan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja jangka pendek, tetapi juga menjadi salah satu ruang untuk membangun kesiapan sumber daya manusia Bojonegoro menghadapi perubahan dan persaingan pasar kerja yang semakin terbuka.
Untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif, panitia juga menyiapkan sejumlah games serta puluhan doorprize bagi peserta.
Namun, kesempatan utama yang ditawarkan tetap berada pada akses terhadap informasi dan proses rekrutmen dari perusahaan-perusahaan yang hadir.
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti BEJO CAREER DAY 2026, pendaftaran dapat dilakukan terlebih dahulu melalui bit.ly/bejocareerday2026 atau dengan memindai kode QR yang tercantum pada pamflet resmi kegiatan.
Dengan tersedianya sekitar 1.000 posisi pekerjaan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Bojonegoro untuk mengambil langkah lebih dekat menuju dunia kerja. Di sisi lain, bagi pemerintah daerah, Career Day menjadi instrumen untuk mempertemukan potensi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan industri secara lebih efektif dan terukur.
BEJO CAREER DAY 2026 pada akhirnya membawa pesan yang lebih luas: bahwa akses terhadap pekerjaan bukan hanya persoalan tersedianya lowongan, tetapi juga bagaimana pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat membangun ekosistem ketenagakerjaan yang mampu menciptakan tenaga kerja kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.