Home Daerah

BKKD Percepat Pembangunan Desa, Warga Banjarejo Rasakan Manfaat Jalan Beton dan Dorong Penambahan Infrastruktur Pertanian

by Media Rajawali - 08 Juli 2026, 14:24 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa terus diwujudkan melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD). Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur dasar, meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Pada tahun anggaran 2025, Pemkab Bojonegoro mengalokasikan BKKD kepada 430 desa. Salah satu penerima manfaat adalah Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberrejo, yang memanfaatkan dana bantuan sebesar Rp1,6 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan desa.

Kepala Desa Banjarejo, Moch. Sahroni, menjelaskan bahwa seluruh alokasi dana tersebut diprioritaskan untuk pembangunan jalan cor beton yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Dana BKKD sebesar Rp1,6 miliar kami fokuskan untuk pembangunan dua ruas jalan desa. Titik pertama berada di Dusun Gampeng-Banjar sepanjang 700 meter, sedangkan titik kedua berada di Dusun Donglo sepanjang 100 meter. Total panjang jalan yang dibangun mencapai 800 meter dengan lebar empat meter," ujar Sahroni saat ditemui di Balai Desa Banjarejo, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, pembangunan jalan menggunakan konstruksi beton dipilih agar memiliki daya tahan lebih baik sekaligus mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, terutama bagi para petani yang selama ini mengalami kesulitan mengangkut hasil panen maupun sarana produksi pertanian.

Ia menuturkan bahwa sebelum pembangunan dilakukan, kondisi jalan di wilayah Donglo maupun Banjar kerap menyulitkan aktivitas warga.

Ketika musim hujan jalan menjadi becek, sedangkan saat musim kemarau dipenuhi debu. Kini dengan lebar empat meter, kendaraan roda empat dapat berpapasan dengan lebih aman sehingga mobilitas masyarakat menjadi jauh lebih lancar," jelasnya.

Selain pembangunan jalan melalui BKKD, Desa Banjarejo juga memperoleh dukungan program penyediaan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya.

Sahroni mengungkapkan, saat ini terdapat empat unit toren air bersih yang telah beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Meski demikian, kebutuhan air bersih pada sejumlah wilayah masih menjadi persoalan ketika musim kemarau tiba.

Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan tambahan bantuan pembangunan toren air bersih karena masih ada beberapa RT yang mengalami kekurangan pasokan air saat musim kemarau," katanya.

Baca juga:

Tidak hanya itu, Pemerintah Desa Banjarejo juga mengusulkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), khususnya menuju kawasan persawahan di Linggo dan Donglo. Usulan tersebut dinilai penting mengingat mayoritas masyarakat Desa Banjarejo menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian.

Sekitar 70 persen warga kami bekerja sebagai petani. Apabila tersedia Jalan Usaha Tani hingga ke area persawahan, biaya distribusi pupuk maupun pengangkutan hasil panen akan lebih efisien sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutur Sahroni.

Manfaat pembangunan melalui BKKD turut dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah seorang warga, Sumiati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas perhatian terhadap pembangunan desa.

Menurutnya, kondisi infrastruktur yang semakin baik telah mempermudah aktivitas sehari-hari, mulai dari akses menuju lahan pertanian hingga perjalanan anak-anak menuju sekolah.

Dulu jalan rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Sekarang jalannya sudah bagus sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Setyo Wahono dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas perhatian kepada desa," ungkapnya.

Ia berharap program pembangunan desa melalui BKKD dapat terus dilanjutkan karena memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Sumadi. Ia menilai pembangunan jalan beton telah membantu memperlancar aktivitas pertanian yang menjadi sumber penghidupan sebagian besar masyarakat Desa Banjarejo.

Dulu mengangkut pupuk dan hasil panen cukup sulit karena kondisi jalan rusak. Sekarang akses sudah jauh lebih baik sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut," katanya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono sebelumnya menegaskan bahwa Program Bantuan Keuangan Khusus Desa merupakan bagian dari strategi pemerataan pembangunan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa.

Menurutnya, penggunaan dana BKKD harus diarahkan pada sektor-sektor yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, penyediaan sarana air bersih, serta penguatan ekonomi desa.

BKKD kita arahkan untuk program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti infrastruktur, air bersih, dan pengembangan ekonomi desa. Saya juga meminta seluruh kepala desa melaksanakan program secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran," tegas Bupati.

Melalui pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, Program BKKD diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat produktivitas sektor pertanian, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Share :