- Oleh : Budi Hartono
Bojonegoro, Jawa Timur — Dalam semangat memperingati momentum kepemudaan dan menumbuhkan daya cipta generasi muda, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) kembali menghadirkan Bojonegoro Youth Festival 2025, sebuah ajang kolaboratif bertema “Smart Creativity!” yang dirancang untuk menyalakan semangat inovasi, sportivitas, dan kebersamaan di kalangan pemuda Bojonegoro.
Festival tahunan ini menjadi wadah bagi kaum muda dan organisasi kepemudaan untuk menyalurkan bakat melalui beragam kompetisi yang menggabungkan unsur tradisi, kecerdasan, dan kreativitas. Di antara rangkaian kegiatan yang digelar, terdapat olahraga tradisional dagongan putri, terompah panjang putra, serta Battle of Mind, kompetisi adu strategi dan pengetahuan yang terbagi menjadi dua kategori: tingkat SMA/sederajat dan edisi Youth Edition bagi mahasiswa serta Organisasi Kepemudaan (OKP).
Proses pendaftaran seluruh kegiatan dilakukan secara daring melalui laman resmi taplink.cc/bojonegoroyouthfestival2025, sebuah langkah yang menandai komitmen panitia untuk menghadirkan sistem penyelenggaraan yang lebih modern, efisien, dan inklusif bagi peserta dari berbagai wilayah Bojonegoro.
Baca juga:
Kepala Bidang Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Flora Agrishinta, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menumbuhkan nilai kolaborasi dan kebanggaan terhadap kearifan lokal.
“Festival ini menjadi wadah bagi pemuda untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan kepedulian terhadap nilai-nilai tradisi serta kemajuan daerah,” ungkap Flora.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap Bojonegoro Youth Festival 2025 dapat menjadi simbol kebangkitan energi muda Bojonegoro, sebuah momentum di mana semangat inovasi dan budaya lokal berpadu menciptakan generasi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.
Lebih dari sekadar perayaan, Bojonegoro Youth Festival 2025 menjadi cerminan arah baru pembinaan kepemudaan: mengharmonikan tradisi dan teknologi, memperkuat karakter sambil membuka ruang luas bagi kreativitas. Dari gelanggang tradisional hingga arena digital, Bojonegoro tampaknya tengah menyiapkan fondasi bagi masa depan yang lebih progresif dan berjiwa muda.