Home Daerah

Bupati Bojonegoro Serahkan Sapi Kurban 612 Kilogram, Dukung Peternak Lokal dan Penguatan Bibit Unggul

by Media Rajawali - 27 Mei 2026, 22:57 WIB

  • Oleh : Budi Hartono

BOJONEGORO — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk memperkuat nilai kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan nyata terhadap sektor peternakan lokal.

Bupati Setyo Wahono menyerahkan seekor sapi kurban berbobot 612 kilogram kepada takmir Masjid Darussalam Bojonegoro, Rabu (27/5/2026). Hewan kurban tersebut merupakan sapi jenis Peranakan Ongole (PO), salah satu ras unggulan yang dikenal memiliki kualitas fisik baik serta daya adaptasi tinggi.

Penyerahan sapi kurban tidak sekadar menjadi bagian dari tradisi Idul Adha, namun juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan peternak lokal dan penguatan potensi ekonomi pedesaan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Indra Firmansyah menjelaskan bahwa sapi kurban tersebut berasal dari peternak lokal bernama Muhammad Ali, warga Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo.

Menurutnya, wilayah Tambakrejo selama ini dikenal sebagai salah satu sentra pengembangan bibit sapi unggulan di Bojonegoro, khususnya sapi Peranakan Ongole.

Baca juga:

“Untuk sapi kurban Bupati Bojonegoro tahun ini jenis PO dengan bobot 612 kilogram. Sapi berasal dari peternak lokal atas nama Muhammad Ali dari Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo yang memang dikenal sebagai salah satu wilayah sumber bibit sapi unggulan di Bojonegoro,” ujarnya.

Ia menuturkan, pemilihan hewan kurban dari peternak lokal merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing sektor peternakan sekaligus memberikan ruang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.

Selain memiliki postur tubuh yang proporsional dan kualitas fisik yang baik, sapi tersebut juga telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan oleh petugas berwenang dan dinyatakan layak sebagai hewan kurban.

Lebih lanjut, Indra Firmansyah menegaskan bahwa Kecamatan Tambakrejo memiliki posisi penting dalam pengembangan ternak sapi di tingkat regional. Wilayah tersebut bahkan telah ditetapkan sebagai satu-satunya sumber bibit sapi Peranakan Ongole (PO) di Jawa Timur melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian.

“Terlebih, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro juga merupakan wilayah sumber bibit sapi Peranakan Ongole (PO) satu-satunya di Jawa Timur yang telah ditetapkan melalui SK Menteri Pertanian,” ungkapnya.

Penyerahan sapi kurban tersebut turut menjadi simbol semangat berbagi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat pada perayaan Idul Adha. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap distribusi daging kurban nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong antarwarga.

Di sisi lain, keterlibatan peternak lokal dalam penyediaan hewan kurban juga diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi masyarakat pedesaan yang menggantungkan hidup pada sektor peternakan. Dengan dukungan berkelanjutan terhadap bibit unggul lokal, Bojonegoro dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai salah satu daerah penghasil ternak berkualitas di Jawa Timur.

Share :