Home Nasional

Demi Keselamatan Warga, Babinsa dan Masyarakat Gladaksari Bergotong Royong Bangun Talud Penahan Longsor

by Media Rajawali - 26 Mei 2026, 22:28 WIB

  • Oleh : Redaksi 

Dukuh Drajud — Semangat kebersamaan kembali tumbuh di lereng kawasan Desa Seboto, Kecamatan Gladaksari, Kabupaten Boyolali. Di tengah ancaman longsor yang kerap muncul saat musim penghujan, warga bersama aparat TNI bahu-membahu membangun talud penahan tanah demi menjaga keamanan akses jalan dan keselamatan masyarakat, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan karya bakti tersebut melibatkan Koramil 05/Ampel melalui Babinsa setempat, Serda Dwi Haryono, yang turun langsung bersama warga mengerjakan pembangunan talud di sisi jalan desa. Infrastruktur sederhana itu memiliki peran penting sebagai penahan tanah agar badan jalan tidak mudah terkikis maupun longsor ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Sejak pagi hari, suasana gotong royong tampak begitu hidup. Warga dari berbagai kalangan bergiliran mengangkut batu, pasir, dan material bangunan lainnya. Di tengah aktivitas tersebut, kehadiran Babinsa tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan semangat serta memperkuat solidaritas masyarakat dalam menjaga lingkungan desanya.

Serda Dwi Haryono menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga di wilayah binaan.

Baca juga:

Kemanunggalan TNI dan rakyat harus terus dijaga melalui kerja nyata di lapangan. Kami akan selalu hadir membantu masyarakat, baik dalam pembangunan infrastruktur, pertanian, maupun kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan talud menjadi langkah preventif yang penting mengingat kondisi geografis wilayah Gladaksari yang berada di kawasan perbukitan dan cukup rentan terhadap pergerakan tanah saat musim hujan tiba. Dengan adanya talud penahan longsor, akses mobilitas warga diharapkan tetap aman dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat, Suhadi (48), yang menilai kehadiran Babinsa selama ini memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat desa. Ia menyebut keterlibatan aparat TNI dalam kerja bakti telah menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan.

Kami merasa terbantu karena Babinsa selalu hadir bersama masyarakat. Semoga hubungan baik ini terus terjalin demi kemajuan dan keamanan desa,” katanya.

Kegiatan karya bakti tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat pedesaan. Di saat ancaman bencana alam menjadi tantangan bersama, kolaborasi antara warga dan aparat dinilai menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Share :