Home Nasional

Dewan Pertimbangan SMSI Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan pada Hari Bhayangkara ke-80

by Media Rajawali - 01 Juli 2026, 17:33 WIB

  • SUMBER : SMSI

JAKARTA, 1 Juli 2026 — Dewan Pertimbangan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Taufiequrachman Ruki, menerima anugerah Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Jakarta, Rabu (1/7/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan negara atas dedikasi panjangnya dalam penegakan hukum, pelayanan publik, serta kontribusi terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

Penganugerahan itu menjadi salah satu momen penting dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini. Selain merepresentasikan penghormatan negara kepada sosok yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya bagi kepentingan publik, penghargaan tersebut juga menegaskan pentingnya nilai integritas, profesionalisme, dan loyalitas dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara.

Menanggapi penghargaan tersebut, Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Taufiequrachman Ruki. Menurut Firdaus, penghargaan yang diberikan Presiden merupakan bentuk pengakuan negara atas rekam jejak pengabdian yang dijalani dengan konsisten dan penuh integritas.

Atas nama keluarga besar SMSI, kami mengucapkan selamat kepada Bapak Taufiequrachman Ruki atas anugerah Bintang Kehormatan dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa dedikasi, integritas, dan pengabdian beliau kepada bangsa telah memperoleh pengakuan dari negara," ujar Firdaus.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi penerimanya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, mengabdi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam setiap bidang pengabdian.

Baca juga:

Taufiequrachman Ruki dikenal sebagai salah satu tokoh nasional dengan rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum. Kariernya di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia mencapai pangkat Inspektur Jenderal Polisi sebelum kemudian dipercaya memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi pada masa awal berdirinya lembaga tersebut. Di bawah kepemimpinannya, fondasi kelembagaan KPK diperkuat melalui penegakan prinsip independensi, akuntabilitas, dan profesionalisme.

Selama memimpin KPK, Ruki dikenal luas sebagai figur yang konsisten mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Komitmennya terhadap supremasi hukum menjadikannya salah satu tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Di luar pengabdiannya sebagai aparatur negara, Taufiequrachman Ruki juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan. Salah satunya melalui Perkumpulan Urang Banten, organisasi yang menjadi wadah silaturahmi, kolaborasi, dan pengabdian masyarakat Banten dari berbagai latar belakang. PUB mengusung semangat persaudaraan melalui motto "Kabula, Kabule, Kabalandongan", dengan tujuan memperkuat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Bagi keluarga besar SMSI, kehadiran Taufiequrachman Ruki sebagai Dewan Pertimbangan memberikan kontribusi penting melalui berbagai gagasan dan pandangan strategis dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra pemerintah sekaligus pilar demokrasi. Pemikirannya dinilai menjadi referensi dalam mendorong praktik pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, mengatakan penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar SMSI. Menurutnya, sosok Taufiequrachman Ruki merupakan teladan dalam menjaga integritas dan dedikasi sepanjang perjalanan pengabdiannya.

Beliau adalah teladan dalam menjaga integritas dan pengabdian. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMSI sekaligus motivasi bagi seluruh pengurus dan anggota SMSI di Indonesia untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui karya jurnalistik yang berkualitas, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik," ujar Makali Kumar.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, baik di institusi negara, organisasi kemasyarakatan, maupun dunia pers. Penganugerahan Bintang Kehormatan kepada Taufiequrachman Ruki tidak hanya menjadi penghormatan atas perjalanan panjang seorang purnawirawan Polri dan mantan Ketua KPK, tetapi juga menjadi simbol bahwa dedikasi yang dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab akan selalu memperoleh tempat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Share :