- Sumber : PJI
LAMONGAN – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal mewarnai peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 yang digelar di halaman Kantor DPRD Kabupaten Lamongan, Jumat (29/5/2026) malam. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi acara untuk mengikuti pentas budaya dan hiburan rakyat yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi Kabupaten Lamongan tahun ini.
Sejak sore hari, kawasan sekitar kantor legislatif mulai dipenuhi warga yang antusias menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional dan hiburan budaya yang disiapkan panitia. Gelaran tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, pelaku seni, dan masyarakat.
Kegiatan yang diinisiasi DPRD Kabupaten Lamongan itu turut dihadiri jajaran pimpinan dewan, di antaranya Ketua DPRD Lamongan Mukhammad Freddy Wahyudi, Wakil Ketua I Drs. H. Kacung Purwanto, Wakil Ketua II Husen, S.Ag., M.Pd., serta Wakil Ketua III Imam Fadli, S.IP., M.Si. Kehadiran para pimpinan legislatif tersebut menunjukkan komitmen DPRD dalam mendukung pelestarian budaya sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
Dalam suasana penuh keakraban, masyarakat disuguhi berbagai penampilan seni yang mengangkat kekayaan budaya Jawa. Salah satu pertunjukan yang paling menyedot perhatian publik adalah penampilan kelompok seniman Cak Percil CS. Dengan gaya lawakan khas yang dipadukan pesan-pesan sosial dan nilai budaya, para seniman berhasil menghadirkan hiburan yang mengundang gelak tawa sekaligus memberikan refleksi kepada masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, Mukhammad Freddy Wahyudi, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Lamongan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang daerah yang telah berusia 457 tahun.
Baca juga:
Usia Lamongan yang ke-457 tahun merupakan perjalanan sejarah yang panjang, penuh perjuangan, pengorbanan, dan kebersamaan. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta bersama-sama membangun Lamongan agar semakin maju dan sejahtera," ujarnya.
Menurut Freddy, kemajuan daerah tidak boleh menggerus identitas budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Lamongan. Di tengah perkembangan teknologi dan arus modernisasi yang semakin cepat, nilai-nilai kearifan lokal harus tetap dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi dalam membangun masa depan daerah.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa budaya memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter masyarakat sekaligus menjadi instrumen pemersatu di tengah keberagaman. Oleh karena itu, dukungan terhadap kegiatan seni dan budaya perlu terus ditingkatkan agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Selain menjadi panggung hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial yang mempertemukan masyarakat dengan para wakil rakyat dalam suasana yang lebih dekat dan humanis. Warga yang hadir tampak menikmati seluruh rangkaian acara hingga akhir kegiatan, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat dan penuh semangat.
Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 melalui pentas budaya yang digelar DPRD Kabupaten Lamongan menjadi gambaran nyata bahwa warisan budaya tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat modern. Melalui sinergi antara pemerintah, legislatif, pelaku seni, dan masyarakat, semangat menjaga jati diri daerah terus dipupuk sebagai modal sosial untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Di usia yang ke-457 tahun, Lamongan tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus melangkah maju tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitas dan kebanggaan daerah.