Home Daerah

Dua Penghargaan untuk Bojonegoro, Setyo Wahono Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Ekonomi

by Media Rajawali - 31 Oktober 2026, 12:10 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meraih dua penghargaan dalam ajang Wilwatikta Awards 2026 yang diselenggarakan Jawa Pos Indonesia di Hotel Legacy Ballroom, Surabaya, Jumat malam (30/10/2026). Dua penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Kedaulatan Pangan.

Penghargaan yang diterima langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menjadi pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang kesejahteraan masyarakat.

Ajang yang mengusung tema “Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara” tersebut memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan kemajuan dan terobosan pembangunan. Proses penilaian disebut menggunakan data riil Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur dengan bobot 100 persen berbasis data, serta didukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi wilayah, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta memperluas kesempatan usaha dan lapangan kerja. Sementara itu, penghargaan Kedaulatan Pangan menyoroti pentingnya penguatan sektor pertanian, keberlanjutan ketersediaan pangan, dan peningkatan kesejahteraan petani.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kedua penghargaan itu bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah, melainkan hasil kerja bersama masyarakat dalam mendorong kemajuan Bojonegoro.

Alhamdulillah, Kabupaten Bojonegoro hari ini dalam acara Wilwatikta Awards 2026 mendapatkan penghargaan Kedaulatan Pangan dan Lompatan Pertumbuhan Ekonomi. Tentu ini sebuah apresiasi sekaligus hasil kerja keras kita semua, khususnya seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang terus ingin tumbuh dan berdaulat dalam bidang pangan,” ungkap Setyo Wahono.

Baca juga:

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi daerah, terutama sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian dan menjaga ketahanan pangan.

Ia berharap Bojonegoro tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil energi nasional, tetapi juga mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penyangga pangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, kolaborasi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai penting agar potensi pertanian dapat dikelola secara optimal.

Kami berharap seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro terus bersama-sama bergotong royong dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat, sekaligus terus meningkatkan potensi, khususnya di sektor pertanian,” tambahnya.

Perolehan dua penghargaan ini memperkuat dorongan bagi Bojonegoro untuk menyeimbangkan pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam dengan pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan. Diversifikasi ekonomi menjadi penting agar pertumbuhan daerah tidak hanya bertumpu pada sektor energi, tetapi juga ditopang oleh sektor produktif yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Meski demikian, capaian tersebut perlu diikuti dengan langkah konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Peningkatan produktivitas pertanian, penguatan akses pasar bagi petani, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi menjadi bagian penting dalam menerjemahkan penghargaan menjadi kemajuan nyata.

Dengan potensi sumber daya alam, kekuatan sektor pertanian, dan dukungan masyarakat, Bojonegoro memiliki peluang untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kemandirian pangan. Tantangan ke depan adalah memastikan kedua sektor tersebut berkembang secara seimbang sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Share :