Home Daerah

Forkopimda Bojonegoro Matangkan Strategi Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026

by Media Rajawali - 12 Desember 2025, 14:16 WIB

  • Sumber : Humas Polres Bojonegoro || Oleh : Budi Hartono 

Bojonegoro — Menjelang perayaan Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Gedung Angling Dharmo, Kamis (11/12/2025). Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menajamkan langkah antisipatif terhadap potensi kerawanan sosial maupun gangguan keamanan selama periode libur panjang akhir tahun.

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Ketua DPRD, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, perwakilan Kodim 0813, Sekretaris Daerah, Ketua MUI Bojonegoro, para Kapolsek, unsur OPD, serta sejumlah tamu undangan. Setiap narasumber memaparkan evaluasi, pembaruan data lapangan, dan proyeksi situasi keamanan di wilayah masing-masing.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan bahwa koordinasi lintasinstansi merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama rangkaian kegiatan masyarakat di penghujung tahun. Menurutnya, penyelarasan persepsi dan langkah operasional antarinstansi sangat diperlukan agar seluruh elemen dapat bergerak secara terpadu.

“Rapat ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja, menyinkronkan program, mengidentifikasi permasalahan, sekaligus merumuskan solusi bersama. Tujuannya jelas: memastikan seluruh persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru dapat berjalan efektif dan aman,” ujar Afrian usai rapat.

Baca juga:

Ia menekankan bahwa kewaspadaan dini terhadap potensi konflik sosial tidak hanya bertumpu pada aparat keamanan, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Polres Bojonegoro, lanjutnya, telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas serta wilayah yang berpotensi terdampak bencana di musim penghujan.

“Stabilitas keamanan tidak bisa ditunda. Kami berkomitmen menjaga Bojonegoro tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Kapolres juga menyoroti pentingnya kualitas informasi awal serta kecepatan respons aparat. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat jaringan informasi hingga ke tingkat desa dan lingkungan warga, sehingga setiap gejala kerawanan dapat diketahui dan direspons sebelum berkembang menjadi masalah serius.

Selain itu, Afrian mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menjaga toleransi, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum selama periode liburan. Ia menambahkan bahwa peningkatan mobilitas dan konsentrasi massa pada akhir tahun membutuhkan perhatian lebih dari seluruh pihak.

“Apabila masyarakat menemui kendala atau potensi masalah keamanan, silakan segera menghubungi call center 110,” pungkas Kapolres.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya kolektif Forkopimda Bojonegoro dalam memastikan situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru. Pemerintah daerah berharap sinergi yang dibangun mampu memperkuat kesiapsiagaan serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

Share :