Home Daerah

Gerakan Pangan Murah Hadir di Klepek, Warga Sambut Antusias Harga Pangan Terjangkau

by Media Rajawali - 12 Agustus 2026, 14:37 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO – Antusiasme warga Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, terlihat sejak pagi saat Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di Balai Desa Klepek, Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Warga datang secara bergelombang untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Beras dan sejumlah komoditas pangan lainnya menjadi kebutuhan yang banyak dicari masyarakat. Kehadiran GPM di tingkat desa dinilai memudahkan warga karena akses terhadap bahan pangan tidak harus dilakukan dengan mendatangi pusat perdagangan yang lebih jauh.

Bagi masyarakat, keberadaan pasar pangan murah bukan sekadar menyediakan komoditas dengan harga lebih ringan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga agar kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau masyarakat, terutama ketika harga sejumlah komoditas mengalami perubahan di pasaran.

Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro Zaenal Fanani mengatakan, GPM merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pangan dengan harga yang wajar.

Agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah,” ujarnya.

Menurut Zaenal, pelaksanaan GPM akan terus didorong sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan. Tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pangan, ketahanan pangan juga berkaitan erat dengan kemampuan masyarakat untuk memperoleh pangan secara berkelanjutan dengan harga yang dapat dijangkau.

Baca juga:

Karena itu, pemerintah berupaya mendekatkan akses pangan kepada masyarakat melalui kegiatan yang dilaksanakan langsung di wilayah permukiman. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi keluarga yang harus mengatur pengeluaran rumah tangga di tengah dinamika harga pangan.

Antusiasme warga Klepek menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap akses pangan yang terjangkau masih menjadi perhatian penting di tingkat masyarakat. Salah seorang warga, Suharti, mengaku terbantu dengan adanya GPM yang digelar di wilayahnya.

Alhamdulillah, saya senang ada Gerakan Pangan Murah seperti ini. Harganya lebih terjangkau dan tempatnya juga dekat, sehingga kami bisa membeli kebutuhan pangan untuk keluarga,” ungkapnya.

Menurut Suharti, kegiatan semacam itu memberikan kemudahan bagi warga karena kebutuhan pangan dapat diperoleh tanpa harus pergi jauh. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar, termasuk di desa-desa lainnya di Kabupaten Bojonegoro.

Semoga kegiatan seperti ini bisa kembali diadakan di desa-desa lain, sehingga masyarakat semakin banyak yang merasakan manfaatnya,” harapnya.

Pelaksanaan GPM di Desa Klepek pada akhirnya tidak hanya menjadi aktivitas jual beli kebutuhan pangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperlihatkan upaya pemerintah daerah untuk membangun jalur distribusi pangan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menjaga daya beli rumah tangga.

Dengan pelaksanaan yang berkelanjutan, Pemkab Bojonegoro berharap Gerakan Pangan Murah dapat menjadi salah satu instrumen dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketersediaan pangan, serta memastikan masyarakat di tingkat desa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Di tengah dinamika harga komoditas pangan, langkah mendekatkan pangan kepada masyarakat menjadi bagian penting dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah, agar kebutuhan pokok tetap tersedia, dapat diakses, dan tetap berada dalam jangkauan kemampuan masyarakat.

Share :