- Oleh : Redaksi
Sragen — Hamparan sawah yang dipenuhi lumpur menjadi saksi kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat dalam menyongsong musim tanam. Dengan seragam loreng yang basah oleh lumpur, Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen, Sertu Zuhud Fauzi, turun langsung membantu petani menanam bibit padi di lahan milik Nardi, warga Dukuh Kalioso RT 04, Desa Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas tanam bukan sekadar menjalankan tugas pembinaan teritorial, melainkan mencerminkan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan yang berkelanjutan kepada para petani.
Di bawah terik matahari, Sertu Zuhud Fauzi bekerja berdampingan dengan petani, menanam bibit padi satu per satu. Pemandangan tersebut memperlihatkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat, di mana prajurit tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga menjadi bagian dari proses produksi pertanian yang menjadi penopang kebutuhan pangan.
Menurut Sertu Zuhud Fauzi, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Karena itu, keberhasilan petani tidak hanya bergantung pada kerja keras mereka sendiri, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kewilayahan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Baca juga:
Kami ingin memastikan para petani tetap memiliki semangat dalam mengolah lahan. Kehadiran Babinsa bukan hanya untuk mendampingi, tetapi juga ikut merasakan langsung perjuangan mereka di sawah. Harapan kami, tanaman dapat tumbuh dengan baik, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan petani semakin membaik," ujar Sertu Zuhud Fauzi.
Pendampingan tersebut mendapat apresiasi dari Nardi, pemilik lahan yang menjadi lokasi penanaman. Ia menilai kehadiran Babinsa memberikan dorongan moral sekaligus menunjukkan kepedulian nyata terhadap kehidupan petani di pedesaan.
Pak Babinsa selalu hadir ketika kami membutuhkan. Beliau tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga ikut bekerja menanam padi bersama kami. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengolah sawah dengan maksimal agar hasil panen lebih baik," katanya.
Keterlibatan Babinsa dalam berbagai tahapan budidaya pertanian merupakan bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Melalui pendampingan yang konsisten, TNI berupaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mempererat kemanunggalan dengan rakyat.
Di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks, kolaborasi semacam ini diharapkan mampu meningkatkan optimisme petani dalam menghadapi musim tanam. Lebih dari sekadar membantu pekerjaan di sawah, kehadiran Babinsa menjadi simbol gotong royong, solidaritas, dan komitmen bersama dalam menjaga ketersediaan pangan demi mendukung ketahanan nasional.