Home Daerah

Kapolres Bojonegoro Perkuat Sinergi dengan PSHT, Dorong Persaudaraan dan Komitmen Bersama Jaga Kondusivitas Daerah

by Media Rajawali - 04 Agustus 2026, 08:03 WIB

  • SUMBER : HUMAS POLRES BOJONEGORO 

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty terus mengintensifkan upaya membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari strategi memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bojonegoro Pusat Madiun di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Bojonegoro, Senin (3/8/2026).

Kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi bagian dari rangkaian komunikasi awal AKBP Yenni Diarty sejak mengemban amanah sebagai Kapolres Bojonegoro. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro dan disambut langsung Ketua PSHT Cabang Bojonegoro Pusat Madiun, Wahyu Subakdiono, beserta jajaran pengurus.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga keamanan daerah. Dialog yang terbangun menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis.

Dalam sambutannya, AKBP Yenni Diarty menegaskan bahwa perguruan pencak silat memiliki posisi strategis sebagai mitra kepolisian dalam membangun budaya persaudaraan sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam organisasi pencak silat dapat menjadi fondasi kuat untuk mencegah munculnya gesekan maupun konflik antarkelompok.

Ia mengajak seluruh keluarga besar PSHT untuk terus menanamkan semangat persaudaraan kepada seluruh anggotanya hingga tingkat ranting serta menjaga hubungan harmonis dengan seluruh perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Intinya mari bersama-sama menjaga Harkamtibmas atau Jogo Bojonegoro. Saling mengingatkan anggotanya hingga tingkat ranting untuk menjaga kerukunan antarperguruan silat yang lain di Bojonegoro," ujar AKBP Yenni Diarty.

Baca juga:

Kapolres juga menjelaskan bahwa Polres Bojonegoro telah membentuk wadah Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) sebagai ruang komunikasi lintas perguruan silat. Forum tersebut diharapkan menjadi sarana membangun dialog, memperkuat koordinasi, serta menyelesaikan berbagai persoalan melalui pendekatan musyawarah sehingga potensi konflik dapat diantisipasi sejak dini.

Menurutnya, pendekatan preventif melalui komunikasi dan kemitraan jauh lebih efektif dalam menjaga kondusivitas wilayah dibandingkan penanganan yang bersifat represif setelah konflik terjadi. Oleh karena itu, dukungan seluruh organisasi pencak silat dinilai menjadi elemen penting dalam menciptakan situasi keamanan yang berkelanjutan.

AKBP Yenni berharap hubungan baik antara Polres Bojonegoro dengan seluruh perguruan pencak silat terus diperkuat sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Bojonegoro Pusat Madiun, Wahyu Subakdiono, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa PSHT siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.

Keluarga besar PSHT Cabang Bojonegoro siap menjaga Harkamtibmas di wilayah Bojonegoro agar tetap aman, damai, dan kondusif," tegas Wahyu.

Silaturahmi tersebut mencerminkan komitmen bersama antara institusi kepolisian dan organisasi masyarakat untuk terus membangun komunikasi yang konstruktif. Dengan memperkuat sinergi, diharapkan semangat persaudaraan, toleransi, dan budaya dialog dapat terus tumbuh sebagai fondasi utama dalam menjaga Bojonegoro tetap aman, damai, dan kondusif.

Share :