- Sumber: Humas Polres Bojonegoro || Oleh: Budi Hartono
BOJONEGORO — Dalam semangat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepala Kepolisian Resor Bojonegoro, Afrian Satya Permadi, mengintensifkan upaya penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui silaturahmi strategis dengan para tokoh agama terkemuka di Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan elemen keagamaan, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas sosial dan ibadah masyarakat selama Ramadhan.
Dalam agenda itu, Kapolres bersilaturahmi dengan Ketua PCNU Bojonegoro Kholid Ubed serta Ketua Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro Suwito. Pertemuan berlangsung di Kantor At-Taqwa, Jalan Teuku Umar, serta di kediaman Kholid Ubed di Jalan Lisman, Bojonegoro.
Afrian hadir didampingi sejumlah pejabat utama Polres Bojonegoro, antara lain Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Satria Dwi Aryanto, Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Cipto Dwi Leksana, dan Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat AKP Fatkur Rahman. Kehadiran jajaran tersebut mencerminkan komitmen institusional dalam membangun komunikasi yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan sosial-keagamaan.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dialog yang terjalin tidak sekadar menjadi ajang temu formal, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan peran ulama dan aparat kepolisian dalam menjaga harmoni sosial, merawat toleransi, serta mencegah potensi gangguan keamanan selama bulan suci.
Baca juga:
Dalam keterangannya kepada media, Afrian menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas tidak dapat dilepaskan dari kontribusi moral dan spiritual para tokoh agama. Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan, pengendalian diri, dan solidaritas sosial.
“Kami ingin memastikan suasana Ramadhan di Bojonegoro berlangsung aman, nyaman, dan kondusif. Sinergi dengan para ulama menjadi fondasi penting dalam menciptakan ketenteraman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa silaturahmi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret memperkuat kolaborasi dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ketertiban bersama.
Lebih jauh, Kapolres mengaitkan semangat kebersamaan tersebut dengan ajaran Islam tentang ukhuwah dan kasih sayang. Ia mengutip hadis qudsi yang menegaskan keutamaan orang-orang yang saling mencintai dan berkunjung karena Allah sebagai landasan moral dalam mempererat hubungan sosial.
Melalui pendekatan dialogis dan kemitraan yang berkelanjutan, Polres Bojonegoro berharap tercipta ekosistem keamanan yang berbasis partisipasi masyarakat, di mana peran ulama dan aparat berjalan beriringan demi menjaga stabilitas daerah sepanjang bulan Ramadhan dan seterusnya.