Home Daerah

Kapolres Bojonegoro Sambangi Ketua MUI, Pererat Kolaborasi Demi Keamanan dan Kerukunan

by Media Rajawali - 04 Agustus 2026, 17:25 WIB

  • SUMBER : HUMAS POLRES BOJONEGORO 

BOJONEGORO — Mengawali masa tugasnya sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bojonegoro, AKBP Yenni Diarty memilih membangun komunikasi dengan kalangan ulama sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Rosyid, KH Alamul Huda Masyhur, di kompleks Ponpes Al-Rosyid, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Selasa (4/8/2026).

Kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi agenda silaturahmi perdana AKBP Yenni Diarty setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Bojonegoro. Ia didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro dan disambut langsung oleh KH Alamul Huda Masyhur beserta pengurus pondok pesantren.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kemitraan strategis antara institusi kepolisian dengan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kedua pihak menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka, saling percaya, serta memperkuat kolaborasi untuk menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis.

AKBP Yenni Diarty menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk "kulonuwun" atau penghormatan kepada para ulama dan tokoh agama di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, dukungan moral serta peran aktif para pemimpin keagamaan memiliki arti penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Silaturahmi ini adalah bentuk kulonuwun kami kepada para ulama. Kami memohon doa restu dan dukungan agar Polres Bojonegoro dapat menjalankan amanah dengan baik serta terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar AKBP Yenni Diarty.

Baca juga:

Dalam dialog tersebut, pembahasan turut mengarah pada pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat toleransi, serta merawat keberagaman yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Indonesia. Sinergi antara aparat penegak hukum dan tokoh agama dinilai menjadi modal sosial yang penting untuk mencegah potensi konflik sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Al-Rosyid. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Rosyid, KH Alamul Huda Masyhur, menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, menjaga keamanan bukan semata menjadi tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan ulama dan lembaga keagamaan.

Kami siap membantu Polri untuk berperan aktif dalam menciptakan kerukunan umat beragama dan menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bojonegoro," tegas KH Alamul Huda Masyhur, yang akrab disapa Gus Huda.

Silaturahmi ini sekaligus mencerminkan pendekatan humanis yang diusung Kapolres Bojonegoro dalam membangun hubungan kelembagaan dengan berbagai elemen masyarakat. Dengan memperkuat komunikasi bersama tokoh agama, Polres Bojonegoro berharap tercipta kolaborasi yang semakin kokoh dalam menjaga harmoni sosial, mempererat persatuan, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

Share :