Home Daerah

Kebakaran di Dander Melanda Tiga Rumah, Yonif TP-885/BP dan Damkar Bergerak Cepat

by Media Rajawali - 01 Oktober 2026, 22:39 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO – Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di depan Puskesmas Dander, Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Kobaran api berdampak pada tiga bangunan milik warga serta sebuah kandang sapi.

Tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Sunarto, Priyono, dan Kusno. Selain rumah, kandang sapi milik Sunarto yang berada di sekitar lokasi juga turut terbakar.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, api diduga bermula dari aktivitas pembakaran di sekitar kandang sapi milik Sunarto. Setelah menyalakan api, Sunarto meninggalkan lokasi untuk menghadiri acara tahlil.

Api kemudian diduga membesar setelah tertiup angin. Kobaran tersebut membakar bagian kandang dan selanjutnya merambat ke bangunan di sekitar lokasi hingga mengenai rumah milik Priyono dan Kusno.

Kondisi tersebut sempat memicu kepanikan warga. Masyarakat bersama petugas segera melakukan upaya pemadaman dan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berada di kawasan padat permukiman.

Respons cepat dilakukan personel Yonif TP-885/BP (Belibis Putih) yang bergerak menuju lokasi setelah mengetahui adanya kebakaran. Personel TNI turut membantu proses pemadaman sekaligus penanganan di sekitar titik kebakaran.

Baca juga:

Dalam penanganan tersebut, personel Yonif TP-885/BP bersama unsur Brigif TP 33/Nagasesa, tim Pemadam Kebakaran (Damkar), serta kepolisian bersinergi mengendalikan situasi.

Kehadiran personel TNI di tengah kondisi api yang sempat membesar membantu memperkuat upaya pemadaman. Petugas bersama warga berupaya memutus potensi rambatan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar permukiman.

Sinergi antara TNI, Damkar, kepolisian, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kobaran api dapat dikendalikan sekaligus mengurangi risiko meluasnya kebakaran.

Salah seorang warga sekitar, Deva, mengapresiasi respons cepat petugas yang datang ke lokasi. Menurutnya, kehadiran personel TNI dan tim Damkar memberikan bantuan penting bagi warga ketika menghadapi situasi darurat.

Respons cepat dari personel TNI dan tim Damkar sangat membantu warga dalam menghadapi situasi seperti ini. Kehadiran mereka membuat penanganan kebakaran bisa segera dilakukan,” ujar Deva.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang melibatkan api, khususnya di sekitar rumah, kandang ternak, maupun lokasi yang terdapat material mudah terbakar.

Masyarakat diimbau tidak meninggalkan api atau bara yang masih menyala tanpa pengawasan. Kondisi angin dapat membuat api dengan cepat membesar dan berpindah ke material maupun bangunan di sekitarnya.

Warga juga diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya kebakaran. Pelaporan sedini mungkin dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat sehingga potensi meluasnya api dapat diminimalkan.

Share :