- SUMBER : ADMC 0813
BOJONEGORO — Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menggelar Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Dusun Grogolan, Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, kepemimpinan, serta semangat bela negara di tengah dinamika perkembangan zaman.
Persami KKRI Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta latihan. Mengusung tema "Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) Bersatu dalam Kebangsaan, Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Cinta Tanah Air", kegiatan ini diikuti 75 peserta yang terdiri atas 15 personel TNI dan 60 pelajar SMA, SMK, serta MA dari berbagai sekolah di Kabupaten Bojonegoro.
Program tersebut merupakan implementasi fungsi Pembinaan Teritorial (Binter) TNI Angkatan Darat yang diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menyoroti perubahan lanskap sosial yang dipengaruhi pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, kemajuan digital telah membuka peluang besar bagi percepatan pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa perkembangan tersebut juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, intoleransi, hingga masuknya paham radikalisme dan separatisme yang berpotensi menggerus persatuan bangsa apabila tidak diantisipasi secara tepat.
Perkembangan teknologi informasi harus disikapi secara bijak. Di satu sisi memberikan manfaat besar bagi pembangunan nasional, tetapi di sisi lain juga menghadirkan tantangan serius terhadap persatuan dan stabilitas bangsa," ujarnya.
Baca juga:
Ia menjelaskan bahwa Pembinaan Teritorial merupakan salah satu fungsi utama TNI Angkatan Darat dalam menyiapkan kekuatan pertahanan aspek darat, sekaligus membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui pendekatan tersebut diharapkan tercipta Ruang, Alat, dan Kondisi (RAK) Juang yang tangguh sebagai fondasi pertahanan negara.
Lebih lanjut, Dedy menegaskan bahwa berbagai program teritorial yang dilaksanakan Kodim 0813 Bojonegoro selaras dengan misi Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus memperkokoh implementasi nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
Menurutnya, Persami KKRI dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan kepramukaan atau latihan lapangan, melainkan sebagai media pendidikan karakter yang membangun integritas, kepemimpinan, kerja sama, serta rasa cinta tanah air bagi para pelajar sebagai calon pemimpin masa depan.
Tujuan kegiatan ini adalah memelihara dan memperkuat peran generasi muda agar memiliki karakter bangsa Indonesia yang berjiwa nasionalisme, patriotisme, serta ketahanan nasional yang kuat demi memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa," kata Dandim.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peserta, sehingga mampu melahirkan generasi yang memiliki semangat juang tinggi serta siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Selain itu, Dandim menekankan bahwa generasi muda merupakan aset strategis yang akan menentukan arah kemajuan Indonesia di masa depan. Karena itu, pembinaan karakter sejak dini dinilai menjadi investasi penting untuk mencetak sumber daya manusia yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki kepedulian terhadap kepentingan bangsa.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh peserta mengikuti setiap materi dan aktivitas dengan penuh kesungguhan, menjaga disiplin, mempererat kebersamaan, serta mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama perkemahan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepada para pembina dan pelatih, Dandim juga mengingatkan pentingnya mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian Persami KKRI Tahun 2026 dapat terlaksana dengan tertib, aman, dan mencapai tujuan pembinaan yang diharapkan.