- Sumber : PEN ADMC 0813
BOJONEGORO — Upaya menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memperkuat langkah mitigasi bencana terus dilakukan di Kabupaten Bojonegoro. Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menanam sebanyak 2.000 pohon yang terdiri atas 1.000 pohon kayu putih dan 1.000 pohon balsa di kawasan embung Dusun Sidokumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan lingkungan hidup yang diinisiasi TNI Angkatan Darat melalui tema “Optimalkan Peran Binter TNI AD Dalam Mitigasi Bencana Melalui Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup di Wilayah.” Program ini tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan lingkungan menghadapi berbagai potensi bencana alam.
Puluhan personel Kodim 0813 Bojonegoro dan Koramil 17/Kalitidu terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Mereka bekerja bersama pemerintah desa serta masyarakat setempat, mencerminkan kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan warga dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
Koordinator kegiatan, Kapten Inf Surahmat, menjelaskan bahwa penanaman pohon dilakukan sebagai bagian dari optimalisasi peran Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD. Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
Penanaman pohon ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kelestarian fungsi lingkungan hidup,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan vegetasi yang memadai memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Selain membantu menyerap karbon dan menghasilkan oksigen, pohon juga berfungsi menjaga ketersediaan air tanah, mengurangi risiko erosi, serta meminimalkan dampak pencemaran udara dan air.
Baca juga:
Menurut Kapten Surahmat, langkah penghijauan tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan upaya pelestariannya. Dengan demikian, pembangunan dapat berjalan seiring dengan perlindungan terhadap lingkungan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerusakan lingkungan sering kali menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko terjadinya bencana alam. Oleh karena itu, penanaman pohon dinilai sebagai investasi jangka panjang yang manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi mendatang.
Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam hari ini. Kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Leran, Mutabiin, Amd., Kep., menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan masyarakat yang telah bergotong royong dalam kegiatan penghijauan tersebut. Ia menilai sinergi yang terbangun menjadi contoh nyata kepedulian bersama terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.
Menurutnya, kawasan sekitar embung memiliki potensi sumber daya air yang penting bagi masyarakat. Kehadiran ribuan pohon baru diharapkan dapat memperkuat fungsi kawasan tersebut sebagai daerah resapan air sekaligus menjaga keberlanjutan sumber mata air di masa mendatang.
Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0813 Bojonegoro serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga kelimpahan sumber air di wilayah ini,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan bahwa upaya mitigasi bencana tidak hanya dilakukan melalui penanganan saat terjadi keadaan darurat, tetapi juga melalui langkah preventif yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Penanaman pohon menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga ekosistem, memperkuat ketahanan wilayah, serta mewariskan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.