- Oleh : Budi Hartono
BOJONEGORO – Program bantuan pemasangan listrik gratis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai wilayah. Bagi warga yang sebelumnya belum mampu memasang sambungan listrik secara mandiri, bantuan tersebut tidak sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka akses terhadap kebutuhan listrik untuk menunjang aktivitas keluarga sehari-hari.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Sutrisno, warga Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru. Ia mengaku bersyukur karena kini keluarganya dapat menggunakan listrik secara lebih leluasa setelah sebelumnya harus bergantung pada sambungan listrik dari rumah saudaranya.
Kalau mau pakai banyak-banyak rasanya tidak enak. Mau pasang listrik sendiri, uangnya belum terkumpul,” ujar Sutrisno, Rabu (30/9/2026).
Kondisi ekonomi menjadi salah satu alasan Sutrisno belum mampu memasang sambungan listrik secara mandiri. Ia tidak memiliki lahan sawah dan selama ini mengandalkan penghasilan dari menggarap tanah milik saudara serta pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Alhamdulillah dapat bantuan dari Pemkab ini jadi cukup membantu. Terlebih saya tidak punya sawah, hanya menggarap tanah saudara. Kalau musim kemarau tidak ditanami, saya tanami tembakau. Kadang juga kerja serabutan,” jelasnya.
Baca juga:
Menurut Sutrisno, keberadaan sambungan listrik tersebut memberikan kemudahan bagi keluarganya dalam menjalankan aktivitas di rumah. Penggunaan berbagai peralatan elektronik yang sebelumnya harus dibatasi kini dapat dilakukan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Ia berharap bantuan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi keluarganya, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dan mendukung aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik.
Sementara itu, Kepala Desa Cengkir Ruslan mengatakan, pada 2026 sebanyak 25 kepala keluarga (KK) di desanya menerima bantuan pemasangan listrik gratis dari Pemkab Bojonegoro.
Dengan adanya bantuan ini masyarakat kita sangat terbantu, karena kebutuhan sehari-hari menggunakan elektronik. Kadang kalau banyak digunakan listriknya tidak kuat,” ungkap Ruslan.
Ruslan menilai program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik secara memadai. Kehadiran listrik, kata dia, kini menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai kebutuhan rumah tangga.
Atas bantuan tersebut, Pemerintah Desa Cengkir menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bojonegoro. Program pemasangan listrik gratis dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus membantu meningkatkan kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Terima kasih Pemkab Bojonegoro, masyarakat kami sangat terbantu,” pungkas Ruslan.
Bagi warga Desa Cengkir seperti Sutrisno, sambungan listrik bukan hanya soal penerangan. Bantuan tersebut menjadi akses penting untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat beraktivitas lebih nyaman di tengah keterbatasan ekonomi.