Home Daerah

Pemdes Ngradin Tanam 150 Pohon Tabebuya Gerakan Hijau Kolaboratif di Jalur Poros Kecamatan Padangan

by Media Rajawali - 06 Desember 2025, 16:21 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

Bojonegoro – Pemerintah Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, melaksanakan program penghijauan melalui penanaman 150 pohon tabebuya di sepanjang Jalan Poros Desa hingga Jalan Poros Kecamatan, Sabtu (6/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ruang hijau, memperindah kawasan permukiman, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayah setempat.

Kepala Desa Ngradin, Ngatemin, mengungkapkan bahwa penanaman ratusan tabebuya tersebut merupakan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, asri, dan berkelanjutan. “Sebanyak 150 pohon tabebuya ditanam di jalur poros desa hingga poros kecamatan. Kami berharap ke depan kawasan ini menjadi lebih teduh, nyaman, dan menjadi ikon baru Desa Ngradin,” ujarnya.

Program penghijauan ini berlangsung secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan kelembagaan desa. Kegiatan tersebut diikuti oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Desa Ngradin, Linmas Desa Ngradin, RT/RW se-Desa Ngradin, Kader PKK Desa Ngradin, warga Desa Ngradin, serta kehadiran Camat Padangan Masirin, S.STP., MM, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas yang turut memberikan dukungan pengawasan dan pendampingan.

Baca juga:

Para peserta melakukan pembersihan area tanam, penggalian lubang, hingga penanaman bibit tabebuya secara gotong-royong. DLH Bojonegoro juga menurunkan armada pengangkut serta tim lapangan untuk mendukung kelancaran kegiatan, termasuk memastikan penataan dan distribusi bibit berjalan sesuai rencana.

Ngatemin menambahkan, keterlibatan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program penghijauan. “Kami mengajak seluruh warga menjaga, merawat, dan memantau perkembangan pohon-pohon ini. Penghijauan bukan hanya seremoni, tetapi investasi lingkungan untuk generasi mendatang,” tutur Kades.

Dengan penanaman 150 pohon tabebuya ini, Desa Ngradin menegaskan langkah strategis dalam meningkatkan indeks kualitas udara, mengurangi potensi polusi, sekaligus mempercantik ruang publik. Ketika tabebuya mulai berbunga, jalur poros desa diproyeksikan menjadi koridor hijau yang estetis dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun pengunjung.

Kegiatan penghijauan tersebut sekaligus menunjukkan sinergi positif antara pemerintah desa, perangkat daerah, dan elemen masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Melalui upaya penghijauan dan kolaborasi masyarakat, Bojonegoro diarahkan menjadi daerah yang adem lingkungannya, bahagia warganya, makmur perekonomiannya, serta membanggakan di mata daerah lain.

Share :