Home Nasional

Pemkab Blora Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Kedungtuban, Dorong Pemulihan Pascabencana

by Media Rajawali - 11 Juni 2026, 20:25 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BLORA — Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat memberikan dukungan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Dukuh Wadung, Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban. Bantuan disalurkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya meringankan beban korban yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan akibat peristiwa tersebut.

Dalam penyerahan bantuan yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026), Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, serta jajaran organisasi perangkat daerah, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan BPR BKK Blora.

Di hadapan para korban, Wakil Bupati menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Ia mengajak para korban untuk tetap tabah dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran berharga dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah tangga.

Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan dukungan moril kepada bapak dan ibu yang mengalami musibah. Semoga seluruh keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini," ujar Sri Setyorini.

Selain memberikan dukungan moral, pemerintah daerah bersama sejumlah lembaga dan mitra sosial juga menyerahkan bantuan yang dihimpun dari berbagai sumber. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban selama masa pemulihan.

Baznas Kabupaten Blora menyalurkan bantuan senilai Rp7,5 juta kepada Satiran, yang mengalami kerugian paling besar akibat kebakaran. Sementara itu, dua korban lainnya masing-masing menerima bantuan sebesar Rp5 juta. Bantuan juga datang dari berbagai organisasi perangkat daerah dalam bentuk paket sembako, serta bantuan tunai sosial dari BPR BKK Blora.

Kepala Desa Kedungtuban, Irwan Teguh Pamungkas, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah, lembaga sosial, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana.

Baca juga:

Menurutnya, semangat gotong royong masyarakat menjadi faktor penting dalam membantu proses pemulihan. Warga secara sukarela bergabung membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar dan membantu membangun kembali rumah-rumah yang terdampak.

Sejak kejadian, masyarakat bahu-membahu membersihkan lokasi dan membantu proses pembangunan kembali rumah warga yang terdampak. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan besar bagi kami," katanya.

Usai menyerahkan bantuan, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau tenda darurat yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blora. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyapa warga yang sedang bergotong royong membersihkan sisa-sisa kebakaran.

Kebakaran yang menghanguskan sejumlah bangunan tersebut terjadi pada Senin dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari dapur rumah milik Satiran setelah aktivitas memasak nasi berlangsung saat penghuni rumah tertidur. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Akibat peristiwa tersebut, dua unit rumah milik Satiran beserta warung pecel dan bengkel sepeda motor yang menjadi sumber mata pencahariannya ludes terbakar. Rumah milik Yuliana juga mengalami kerusakan total, sementara sebagian bangunan rumah milik Sudirman terdampak kobaran api.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp275 juta. Berkat kerja sama petugas gabungan dan warga setempat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB sehingga tidak meluas ke permukiman yang lebih padat.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Di sisi lain, respons cepat pemerintah daerah serta kuatnya solidaritas masyarakat menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi fondasi utama dalam membantu warga bangkit dari bencana dan memulai kembali kehidupan mereka.

Share :