Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Gelar Mini Jobfair 2026, Perluas Akses Kerja dan Tekan Pengangguran

by Media Rajawali - 02 April 2026, 01:14 WIB

  • Oleh : Budi Hartono

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali mengintensifkan upaya penanggulangan pengangguran melalui penyelenggaraan Mini Jobfair 2026, sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha secara langsung dan terukur.

Kegiatan yang digagas melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 April 2026, di halaman Kantor Dinperinaker Kabupaten Bojonegoro, Jalan Pattimura No. 24, tepat di seberang SMKN 2 Bojonegoro. Acara akan dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Penyelenggaraan Mini Jobfair ini mencerminkan pendekatan aktif pemerintah daerah dalam merespons dinamika pasar tenaga kerja, sekaligus mempersempit kesenjangan antara ketersediaan tenaga kerja dan kebutuhan industri. Melalui forum ini, pencari kerja memperoleh akses langsung terhadap informasi lowongan, sementara perusahaan dapat melakukan rekrutmen secara efisien dan tepat sasaran.

Kepala Dinperinaker Bojonegoro, Mahmudi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk konkret kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. “Mini jobfair ini menjadi langkah nyata dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus membuka ruang interaksi langsung antara pencari kerja dan perusahaan,” ujarnya.

Baca juga:

Sebanyak 10 perusahaan dipastikan berpartisipasi dalam kegiatan tahun ini, mencakup entitas usaha lokal maupun perusahaan dari luar daerah. Keberagaman peserta diharapkan mampu menghadirkan spektrum peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat dengan latar belakang kompetensi yang beragam.

Tingginya minat publik tercermin dari jumlah pendaftar yang telah mencapai 716 orang menjelang pelaksanaan. Angka ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akses informasi kerja yang terintegrasi dan terpercaya.

Pendaftaran tetap dibuka secara daring melalui tautan resmi yang disediakan panitia, tanpa dipungut biaya. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses yang inklusif dan bebas hambatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di luar kegiatan jobfair, Pemkab Bojonegoro juga terus mengoptimalkan layanan BEJO (Bojonegoro Enggal Kerjo), sebuah platform digital yang berfungsi sebagai pusat informasi lowongan kerja serta sarana penghubung antara perusahaan dan pencari kerja. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Melalui rangkaian program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta percepatan penyerapan tenaga kerja. Langkah ini diharapkan tidak hanya menekan angka pengangguran, tetapi juga memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Share :