Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Lepas 113 PNS ke Masa Purna Bakti dengan Penghargaan atas Dedikasi

by Media Rajawali - 30 Juni 2026, 13:07 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada 113 pegawai negeri sipil (PNS) yang memasuki masa purna bakti dengan terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Juli hingga 1 September 2026. Penyerahan SK berlangsung di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Selasa (30/6/2026), sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian aparatur sipil negara yang telah mengabdi selama puluhan tahun.

Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya masa tugas para aparatur sekaligus awal memasuki fase baru kehidupan setelah puluhan tahun menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan bahwa kontribusi para ASN yang memasuki masa pensiun tetap memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah melalui pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi atas loyalitas, integritas, dan pengabdian para PNS yang telah mendedikasikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk melayani masyarakat. Menurutnya, masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru yang membuka kesempatan untuk menjalani kehidupan dengan lebih leluasa bersama keluarga dan lingkungan sekitar.

Hari ini saya menganggap sebagai hari kemenangan. Bapak Ibu telah menyelesaikan tugas dengan baik. Pensiun bukan akhir dari segalanya, tetapi awal dari tugas dan kehidupan yang baru," ujar Setyo Wahono.

Ia mengajak seluruh purna bakti menikmati masa pensiun dengan penuh rasa syukur. Waktu yang sebelumnya tersita oleh rutinitas pekerjaan, kata dia, kini dapat dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dengan keluarga, mengembangkan hobi, maupun melakukan berbagai aktivitas sosial yang selama ini belum sempat dijalankan.

Bupati juga berharap hubungan antara para pensiunan dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tetap terjalin erat. Menurutnya, pengalaman panjang yang dimiliki para mantan ASN masih sangat dibutuhkan sebagai sumber masukan dan pertimbangan dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca juga:

Silaturahmi jangan sampai terputus. Kami masih membutuhkan pengalaman, saran, dan masukan dari Bapak Ibu untuk bersama-sama membangun Bojonegoro," tuturnya.

Mewakili para penerima SK pensiun, Inspektur Inspektorat Kabupaten Bojonegoro Teguh Prihandono mengungkapkan rasa syukur karena dapat menuntaskan masa pengabdian dalam kondisi sehat. Ia menilai masa pensiun merupakan kesempatan untuk menikmati kehidupan yang lebih seimbang setelah bertahun-tahun disibukkan dengan tugas pemerintahan.

Selain itu, Teguh menyoroti tingkat kesejahteraan aparatur sipil negara di Kabupaten Bojonegoro yang dinilainya cukup baik dibandingkan sejumlah daerah lain. Karena itu, ia mengingatkan para purna bakti agar senantiasa bersyukur sekaligus mengelola keuangan secara bijaksana sehingga kesejahteraan tetap terjaga selama masa pensiun.

Di penghujung sambutannya, Teguh mengajak seluruh pensiunan untuk terus memberikan dukungan moral melalui doa kepada Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah kepemimpinan.

Mari kita bersama-sama mendoakan agar Bapak Bupati dan seluruh pimpinan selalu diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga cita-cita mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang sejahtera dapat segera terwujud," katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 113 PNS yang menerima SK pensiun terdiri atas lima pejabat administrator (eselon III), empat pejabat pengawas (eselon IV), dua PNS yang mengajukan pensiun atas permintaan sendiri, 87 pejabat fungsional tertentu, serta 15 pejabat fungsional umum atau pelaksana.

Melalui penyerahan SK tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap seluruh aparatur yang memasuki masa purna bakti dapat menjalani kehidupan baru dengan tenang, sehat, dan tetap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui pengalaman, pengetahuan, serta pengabdian yang telah mereka bangun selama bertugas di lingkungan pemerintahan.

Share :