Home Pendidikan

Pencairan Beasiswa Bojonegoro 2026 Tahap Lanjutan Masuki Pemeriksaan Administrasi Akhir

by Media Rajawali - 02 Juli 2026, 15:46 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan memastikan proses pencairan Beasiswa Bojonegoro Tahun 2026 tahap lanjutan terus bergerak menuju tahap akhir. Setelah seluruh proses verifikasi penerima dinyatakan selesai, kini ribuan berkas memasuki pemeriksaan administrasi terakhir sebelum dana beasiswa disalurkan kepada para mahasiswa penerima.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, menjelaskan bahwa tahapan verifikasi telah rampung dan ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati pada Senin, 29 Juni 2026. Seluruh dokumen penerima selanjutnya diserahkan kepada bagian keuangan Dinas Pendidikan untuk dilakukan pemeriksaan administrasi secara menyeluruh sebelum proses pencairan dapat dilaksanakan.

Menurut Anwar, tahapan tersebut membutuhkan ketelitian mengingat jumlah dokumen yang harus diperiksa mencapai sekitar 2.670 berkas. Setiap dokumen harus dipastikan memenuhi seluruh persyaratan administrasi agar penyaluran dana berlangsung tepat sasaran, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga:

Setelah berkas diajukan, masih terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum beasiswa dapat dicairkan, mulai dari proses verifikasi, pemeriksaan administrasi, hingga penyelesaian di bagian keuangan. Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran beasiswa berjalan sesuai ketentuan," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

Ia menambahkan, jadwal pengumpulan berkas Beasiswa Bojonegoro tahap lanjutan tahun ini mengalami penyesuaian karena adanya proses penyelarasan kebijakan mengenai persyaratan penerima. Setelah pembahasan regulasi tersebut selesai, pelaksanaan program kembali dilanjutkan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, sehingga seluruh proses kini memasuki fase akhir sebelum pencairan.

Anwar juga menegaskan bahwa Beasiswa Bojonegoro merupakan bantuan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sebelumnya telah dibayarkan mahasiswa. Dengan demikian, dana beasiswa tidak digunakan untuk membiayai pembayaran UKT pada semester mendatang, melainkan sebagai bentuk penggantian atas biaya pendidikan yang telah dikeluarkan oleh penerima sesuai regulasi program.

Pada tahap 1B atau kategori penerima lanjutan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan menyalurkan beasiswa kepada 2.670 mahasiswa. Jumlah tersebut terdiri atas 14 penerima Beasiswa Pondok Pesantren, 113 penerima Beasiswa Keluarga Miskin, 334 penerima Beasiswa Scientist, serta 2.209 penerima program Beasiswa Sepuluh Sarjana.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengimbau seluruh mahasiswa penerima untuk tetap bersabar selama proses administrasi diselesaikan. Dinas Pendidikan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan setiap tahapan secara cermat guna memastikan penyaluran Beasiswa Bojonegoro Tahun 2026 berlangsung tepat sasaran, transparan, tertib administrasi, serta memberikan kepastian bagi seluruh penerima yang telah memenuhi persyaratan.

Share :