- Sumber : AWPI || Oleh : Suyanto
KOTA MALANG — Kehadiran Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Jawa Timur, Sri Agus Mahendra, menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan struktur organisasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AWPI Kota Malang. Kegiatan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkokoh fondasi organisasi pers di tingkat daerah.
Agenda konsolidasi tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua DPC AWPI Kota Malang, Matnadir, yang akrab disapa Khodir, di Jalan Ki Ageng Gribig, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (4/2/2026). Acara berlangsung sejak siang hingga sore hari dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat semangat kebersamaan.
Sebanyak 21 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas Ketua DPD AWPI Jawa Timur beserta rombongan, jajaran pengurus DPC AWPI Kota Malang, serta anggota aktif. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kolektif untuk membangun organisasi yang solid dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Sri Agus Mahendra memberikan apresiasi atas inisiatif DPC AWPI Kota Malang dalam memperkuat struktur organisasi. Menurutnya, struktur yang kokoh merupakan prasyarat utama bagi keberlangsungan, soliditas, dan efektivitas organisasi pers di tengah dinamika dunia jurnalistik.
Ia menilai kepemimpinan Matnadir telah menunjukkan keseriusan dalam membangun kekompakan serta militansi anggota di lapangan. “Di lapangan, teman-teman tentu bekerja dengan media masing-masing. Namun ketika berada dalam organisasi AWPI, kekompakan harus tetap dijaga. Di situlah letak kekuatan kita,” ujarnya.
Baca juga:
Sri Agus Mahendra juga menyinggung perjalanan panjangnya di AWPI sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengabdian organisasi. Ia mengungkapkan mulai aktif sejak 2014 pasca deklarasi AWPI, kemudian dipercaya memimpin AWPI Kabupaten Malang. Pada 2016 hingga 2021, ia menjabat Ketua AWPI Malang Raya, sebelum kembali menerima amanah sebagai Ketua DPD AWPI Jawa Timur pada 2023.
“Saya rasa cukup ini dulu,” tuturnya singkat, menandai penekanan pada esensi pengalaman sebagai bekal memperkuat organisasi ke depan.
Sementara itu, Ketua DPC AWPI Kota Malang, Matnadir, menegaskan bahwa AWPI memiliki tujuan fundamental dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjalankan fungsi sosial kontrol dalam kehidupan bernegara. Ia menekankan bahwa peran AWPI tidak terbatas sebagai organisasi profesi wartawan semata, tetapi juga sebagai wadah penguatan jaringan media informasi dan jaringan ekonomi yang profesional dan berintegritas.
Menurutnya, prinsip tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, khususnya Pasal 3 ayat (1) dan (2), yang menempatkan pers sebagai pilar penting demokrasi.
“Setiap anggota AWPI wajib mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta seluruh keputusan organisasi. Kepatuhan ini menjadi kunci agar kita tetap berjalan dalam koridor hukum, profesionalisme, dan etika jurnalistik,” tegas Matnadir.
Pria kelahiran Pamekasan, Madura, itu berharap penguatan struktur organisasi ini mampu menjadikan DPC AWPI Kota Malang semakin solid, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat serta perkembangan dunia jurnalistik di Kota Malang.
Kegiatan tersebut ditutup dengan diskusi internal, pemantapan program kerja, serta komitmen bersama untuk menjaga marwah organisasi dan meningkatkan profesionalisme wartawan yang tergabung dalam AWPI Kota Malang.