- Oleh : Budi Hartono
BOJONEGORO — Di tengah meningkatnya tuntutan profesionalisme pers dan kepedulian sosial di era informasi modern, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Bojonegoro menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai organisasi kewartawanan, tetapi juga sebagai bagian dari elemen masyarakat yang aktif menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan rapat rutin dan anjangsana yang digelar di kediaman Munir, jurnalis Trans Bojonegoro, di Dusun Jombang RT 09 RW 02, Desa Bumirejo, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (17/5/2026). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan dihadiri anggota PJI Bojonegoro bersama rombongan PJI Lamongan.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antarsesama insan pers, melainkan juga forum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah pembahasan program bantuan pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu yang hingga kini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Program ini dirancang sebagai bentuk kepedulian sosial PJI terhadap masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses energi listrik, khususnya di wilayah pedesaan.
Bagi PJI, akses listrik bukan hanya soal penerangan, melainkan bagian penting dari peningkatan kualitas hidup masyarakat, mulai dari mendukung aktivitas pendidikan anak-anak hingga menunjang kegiatan ekonomi rumah tangga.
Dewan Penasehat PJI Bojonegoro, Sutrisno atau yang akrab disapa Mbah Alex, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dan tanggung jawab moral yang harus dimiliki seorang jurnalis. Menurutnya, insan pers tidak cukup hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga harus hadir membawa manfaat sosial bagi masyarakat luas.
Jurnalis bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat. Kepedulian sosial dan menjaga silaturahmi harus terus dipelihara demi kemanfaatan bersama,” ujarnya di hadapan peserta rapat.
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari para anggota yang hadir. Diskusi berjalan dinamis dengan semangat kebersamaan yang kuat. Berbagai pembahasan mengenai penguatan organisasi, peningkatan kualitas sumber daya anggota, hingga menjaga integritas dan profesionalisme jurnalistik turut menjadi perhatian bersama.
Baca juga:
Ketua PJI Bojonegoro, Syamsul Anam, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi aktif seluruh anggota. Ia menilai kekompakan dan komunikasi yang terjalin baik menjadi fondasi penting bagi kemajuan organisasi di masa mendatang.
Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan anggota yang sudah hadir. Semoga kebersamaan dan kekompakan ini terus terjaga demi kemajuan organisasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPC PJI Lamongan, Ir Handoyo, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat hubungan antardaerah di tubuh organisasi PJI.
Menurutnya, sinergi lintas wilayah menjadi hal penting dalam membangun organisasi pers yang profesional, solid, dan mampu menjaga marwah jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Kami ingin memperkuat silaturahmi serta menyamakan visi dan misi. Intinya tetap solid, guyub rukun, dan saling mendukung antaranggota,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti besarnya kekuatan jaringan media yang dimiliki PJI apabila dikelola secara bertanggung jawab dan berintegritas. Menurut Handoyo, jaringan tersebut dapat menjadi instrumen kontrol sosial yang efektif dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Sekali kita menayangkan berita, ratusan media terafiliasi dapat bergerak bersama. Ini merupakan kekuatan besar yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab,” tambahnya.
Melalui kegiatan rutin yang dikemas dalam nuansa kekeluargaan seperti ini, PJI Bojonegoro dan PJI Lamongan berharap mampu terus mempererat hubungan antarsesama jurnalis, memperkuat solidaritas organisasi, serta menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat melalui kegiatan sosial dan karya jurnalistik yang profesional, objektif, dan berimbang.
Di tengah tantangan dunia media yang terus berkembang, langkah-langkah kolaboratif yang dibangun PJI menjadi cerminan bahwa organisasi pers tidak hanya berfungsi sebagai penjaga arus informasi, tetapi juga dapat tampil sebagai motor penggerak kepedulian sosial dan pembangunan kemasyarakatan.