- Sumber : Humas Polres Bojonegoro
BOJONEGORO – Komitmen Kepolisian Republik Indonesia untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, kembali diwujudkan melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Desa Pengaten, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mencerminkan semangat pengabdian Polri dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, meninjau langsung progres pembangunan rumah milik Paini, warga RT 019 RW 004 Desa Pengaten, Kamis (25/6/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga bantuan yang diberikan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi penerima.
Rumah yang menjadi sasaran program sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak huni. Sebagian besar bangunan masih menggunakan material kayu yang telah mengalami penurunan kualitas, sehingga dinilai membutuhkan renovasi menyeluruh demi menciptakan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres mengamati secara langsung perkembangan pekerjaan yang telah memasuki tahap pemasangan batu bata ringan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur bangunan sekaligus meningkatkan kualitas konstruksi agar rumah memiliki ketahanan yang lebih baik untuk jangka panjang.
Baca juga:
AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan implementasi nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan untuk memperoleh hunian yang layak. Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara tidak semestinya dimaknai sebatas kegiatan seremonial, melainkan harus diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
Melalui program bedah rumah ini, kami ingin menunjukkan kepedulian Polri kepada masyarakat. Harapannya, bantuan ini dapat memberikan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi penerima manfaat," ujar AKBP Afrian Satya Permadi saat meninjau lokasi pembangunan.
Ia menjelaskan, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi salah satu bentuk kontribusi Polri dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan memperbaiki kondisi tempat tinggal warga yang memiliki keterbatasan ekonomi, diharapkan kualitas hidup mereka turut meningkat sehingga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Selain memantau perkembangan pembangunan, Kapolres Bojonegoro juga menyerahkan bantuan sosial kepada Paini beserta para pekerja yang terlibat dalam proses renovasi rumah tersebut. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat gotong royong sekaligus dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan program sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Program bedah rumah ini mencerminkan pendekatan humanis yang terus dikedepankan Polres Bojonegoro dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan warga, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran Polri, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membantu mewujudkan kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.