Home Pendidikan

Program Makan Bergizi Gratis di Bojonegoro Disambut Antusias Siswa Antara Gizi, Efisiensi, dan Kolaborasi Sekolah

by Media Rajawali - 07 Oktober 2025, 20:12 WIB

  • Oleh : Budi Hartono

Bojonegoro – Inisiatif Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mulai dirasakan manfaatnya oleh para pelajar di berbagai satuan pendidikan. Salah satunya di SMKN 3 Bojonegoro, di mana siswa-siswi menyambut program ini dengan antusias dan penuh apresiasi.

Program MBG, yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga, telah berjalan secara teratur di sekolah tersebut. Menu yang disediakan berasal dari Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) Klangon 2, dan disusun dengan memperhatikan standar gizi seimbang serta preferensi rasa siswa.

Baca juga:

Salah satu pelajar SMKN 3 Bojonegoro, Iza Kurnia Ramadhani, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran program tersebut. Menurutnya, MBG tidak hanya membantu menghemat uang saku, tetapi juga mendorong semangat kebersamaan di antara siswa.

  • “Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Buahnya segar, porsinya pas, dan menunya tidak membosankan. Kami bahkan pernah mengajukan menu ayam geprek, dan permintaan itu sudah dipenuhi,” ujar Iza dengan senyum puas.

Dari sisi pelaksanaan, Ninis Mei Listiani, selaku PIC MBG SMKN 3 Bojonegoro sekaligus Waka Humas sekolah, menjelaskan bahwa kegiatan ini berjalan lancar sejak dimulainya. Ia menuturkan bahwa pelaksanaan MBG diawali dengan sosialisasi dan pelatihan dari pihak SPPG Klangon 2 yang menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan.

  • “Baik pihak sekolah maupun SPPG telah berkomitmen menjalankan SOP yang ditetapkan. Dari sisi kuantitas, kualitas, hingga variasi menu, semua berjalan sesuai harapan,” jelas Ninis.

Ia menambahkan, antusiasme siswa menjadi indikator utama keberhasilan program ini. Selain mendapatkan asupan bergizi, para siswa juga belajar tentang pentingnya disiplin dan kebersamaan. Bahkan, sebagian siswa kini dapat menabung lebih banyak karena pengeluaran untuk makan berkurang.

  • “Dalam setiap kegiatan parenting, kami juga menyampaikan kepada para orang tua bahwa MBG telah berjalan baik di sekolah. Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah yang begitu besar terhadap kebutuhan gizi anak-anak didik kami,” tutupnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan komitmen serius dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Implementasi MBG di SMKN 3 Bojonegoro menjadi salah satu contoh nyata bahwa sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif bagi kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa.

Share :