- Oleh : Budi Hartono
BOJONEGORO – Semangat hidup sehat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Temayang Eco Fun Run 2026 yang digelar di kawasan wisata Bendungan Gongseng, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Temayang tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional sekaligus sarana mempererat hubungan antara insan pendidikan dan masyarakat.
Sebanyak 256 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka terdiri atas guru dan tenaga kependidikan anggota PGRI, pelajar, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti ajang olahraga rekreasi tersebut. Sejak pagi hari, suasana Bendungan Gongseng tampak semarak dengan kehadiran peserta yang datang dari berbagai wilayah di Kecamatan Temayang dan sekitarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam PGRI yang diikuti secara bersama-sama. Aktivitas pemanasan tersebut tidak hanya membangkitkan semangat peserta, tetapi juga menciptakan suasana penuh keakraban di tengah panorama alam Bendungan Gongseng yang asri dan menyejukkan.
Ketua PGRI Cabang Temayang, Moh. Zamzuri, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Temayang Eco Fun Run merupakan bentuk kampanye untuk mendorong masyarakat menerapkan pola hidup aktif dan sehat melalui olahraga lari. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, serta sinergi antara tenaga pendidik dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membiasakan gaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan sosial yang harmonis antara dunia pendidikan dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto. Dalam arahannya, ia menilai kegiatan olahraga berbasis partisipasi masyarakat seperti Fun Run memiliki nilai strategis dalam membangun budaya hidup sehat sejak usia dini.
Baca juga:
Menurutnya, aktivitas lari dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan ekstrakurikuler yang dikembangkan di lingkungan sekolah guna meningkatkan kebugaran fisik sekaligus membentuk karakter disiplin dan sportif bagi peserta didik.
Selain menyehatkan, kegiatan seperti ini mampu mempererat kebersamaan antara pendidik, peserta didik, dan masyarakat. Di sisi lain, pelaksanaan acara di kawasan Bendungan Gongseng juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Arief.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Anwar Murtadlo serta Ketua PGRI Kabupaten Bojonegoro Muh. Kuzaini. Kehadiran para pemangku kepentingan di bidang pendidikan tersebut semakin menambah semarak pelaksanaan kegiatan dan menunjukkan dukungan terhadap upaya membangun budaya hidup sehat di kalangan masyarakat.
Sepanjang pelaksanaan acara, peserta tampak menikmati jalur lari yang menyuguhkan pemandangan alam Bendungan Gongseng. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar peserta.
Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan kepada para pelari terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat, dedikasi, dan sportivitas yang ditunjukkan selama perlombaan berlangsung.
Pada kategori putra, Ardian berhasil meraih Juara I, disusul Agusta Triasmar Setiawan di posisi kedua, dan Nursalim di posisi ketiga. Sementara pada kategori putri, Juara I diraih Kasih Azzifah, diikuti Reffika Istiantus Silvia Rahma sebagai Juara II, serta Ardanta Yiris Violney Leksprada di posisi ketiga.
Keberhasilan penyelenggaraan Temayang Eco Fun Run 2026 menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi media efektif untuk membangun kesehatan masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, sekaligus mendukung promosi destinasi wisata lokal. Dengan antusiasme peserta yang tinggi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan maupun masyarakat luas.