Home Daerah

Ringankan Dampak Kekeringan, Lapas Bojonegoro Distribusikan 24.000 Liter Air Bersih

by Media Rajawali - 23 Oktober 2026, 19:28 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro dengan menyalurkan 24.000 liter air bersih kepada warga Dusun Ngrandu, Desa Ngrandu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Bantuan tersebut disalurkan melalui kegiatan bakti sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah terbatasnya ketersediaan air bersih. Pasokan air diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yang semakin sulit dipenuhi selama musim kemarau.

Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap kondisi masyarakat yang menghadapi kesulitan air bersih.

Menurutnya, peran lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga mencakup kontribusi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

Bakti sosial berupa penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air akibat kekeringan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan kesulitan warga,” ujar Hari Winarca.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin ke-13 tentang bakti sosial kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Lapas Bojonegoro berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi persoalan sosial.

Baca juga:

Bagi warga yang mengalami keterbatasan pasokan air, bantuan tersebut menjadi dukungan penting untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Kepala Desa Ngrandu, Abdul Rozak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Lapas Kelas IIA Bojonegoro atas bantuan yang diberikan kepada warganya, khususnya masyarakat Dusun Ngrandu yang terdampak kekeringan.

Ia menilai, bantuan sebanyak 24.000 liter air bersih tersebut sangat berarti bagi masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan air di tengah kondisi yang serba terbatas.

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Lapas Kelas IIA Bojonegoro atas bantuan air bersih yang telah diberikan kepada warga Desa Ngrandu, khususnya masyarakat Dusun Ngrandu yang sedang mengalami kesulitan air akibat kekeringan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Semoga kegiatan seperti ini membawa keberkahan dan dapat terus berlanjut,” ungkap Abdul Rozak.

Penyaluran bantuan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara lembaga pemerintah dan pemerintah desa dalam merespons kebutuhan masyarakat. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus membantu warga menghadapi dampak kekeringan.

Lapas Kelas IIA Bojonegoro berharap kegiatan bakti sosial tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran institusi pemasyarakatan sebagai bagian dari lingkungan sosial yang turut berkontribusi dalam membantu mengatasi kesulitan warga.

Di tengah ancaman kekeringan, bantuan air bersih tidak sekadar menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga wujud nyata gotong royong untuk menjaga terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.

Share :