Home Daerah

Satlantas Bojonegoro Intensifkan Pencegahan Kecelakaan, Papan Imbauan Dipasang di Titik Rawan

by Media Rajawali - 09 April 2026, 13:15 WIB

  • Sumber : Humas Polres Bojonegoro

Bojonegoro — Upaya sistematis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro melalui pendekatan preventif berbasis lapangan. Salah satu langkah konkret yang kini dijalankan adalah pemasangan papan imbauan keselamatan di sejumlah titik yang dikategorikan sebagai black spot atau kawasan rawan kecelakaan.

Kegiatan tersebut difokuskan di jalur poros Kecamatan Bubulan–Temayang, tepatnya di Desa Clebung, yang selama ini tercatat sebagai salah satu lokasi dengan tingkat kecelakaan relatif tinggi. Pemasangan dilakukan secara terpadu oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) bersama Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), sebagai bagian dari strategi menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan terkendali.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Satria Dwi Aryanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih disiplin dan berkeselamatan.

Pemasangan papan imbauan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pengendara agar lebih waspada, khususnya saat melintas di titik yang memiliki risiko kecelakaan tinggi. Kami berharap pengemudi dapat menyesuaikan kecepatan serta lebih berhati-hati,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Baca juga:

Berdasarkan hasil patroli dan pemetaan lapangan, karakteristik jalan di kawasan tersebut memiliki sejumlah faktor risiko, antara lain kondisi tikungan yang cukup tajam, volume lalu lintas yang cenderung lengang sehingga memicu kecepatan tinggi, serta keterbatasan marka jalan dan rambu peringatan. Kombinasi faktor tersebut dinilai berkontribusi terhadap potensi kecelakaan.

Selain intervensi langsung melalui pemasangan papan imbauan, Satlantas juga merencanakan langkah lanjutan berupa koordinasi lintas instansi dengan Dinas Perhubungan setempat. Kolaborasi ini diarahkan pada pemenuhan sarana dan prasarana keselamatan, termasuk penambahan rambu, marka jalan, hingga perangkat pendukung lainnya.

Di sisi lain, pendekatan edukatif juga terus digencarkan melalui berbagai kanal komunikasi. Sosialisasi kepada masyarakat dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui penyampaian langsung di lapangan, distribusi materi edukasi, hingga pemanfaatan platform media sosial sebagai sarana penyadaran publik.

Pihak kepolisian turut mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada perilaku pengguna jalan. Kepatuhan terhadap aturan, pengendalian kecepatan, serta kewaspadaan menjadi faktor kunci dalam mencegah kecelakaan.

Dengan rangkaian upaya tersebut, Satlantas Polres Bojonegoro berharap dapat menciptakan ekosistem lalu lintas yang lebih aman, sekaligus menekan angka kecelakaan secara signifikan di wilayah hukumnya.

Share :