Home Nasional

Sentuhan Bakti TNI di Solo, Kopassus Bangun Harapan Baru bagi Anak Panti Asuhan

by Media Rajawali - 26 Mei 2026, 22:23 WIB

  • Oleh : Redaksi 

SUKOHARJO — Komitmen Tentara Nasional Indonesia dalam memperkuat kepedulian sosial kembali diperlihatkan oleh Grup 2 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Kandang Menjangan Kartasura. Melalui program Bakti TNI, satuan elite baret merah tersebut tidak hanya merehabilitasi bangunan Panti Asuhan Nur Maghfiroh di kawasan Tegal Kaputren, Pajang, Laweyan, Solo, tetapi juga membantu penerbitan akta kelahiran bagi anak-anak penghuni panti.

Program kemanusiaan yang berlangsung selama sepekan itu resmi diserahterimakan pada Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kota Surakarta dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga sosial.

Wakil Komandan Grup 2 Kopassus, Letkol Inf Yanuar Setiaga, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari arahan pimpinan TNI sekaligus bagian dari penguatan program sosial nasional.

Kami hadir untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat. Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta berjalan sangat baik. Harapan kami, lingkungan panti yang lebih layak ini dapat meningkatkan semangat belajar dan motivasi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Yanuar.

Panti Asuhan Nur Maghfiroh yang berdiri sejak 1950 diketahui menampung sekitar 20 anak laki-laki. Sebelum dilakukan rehabilitasi, kondisi bangunan dinilai cukup memprihatinkan. Sejumlah bagian atap mengalami kebocoran, terutama saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Pengasuh panti, Makmun Amin, mengungkapkan bahwa kerusakan bangunan telah berlangsung cukup lama dan berdampak pada kenyamanan aktivitas sehari-hari anak-anak.

Kebocoran terjadi di beberapa ruangan penting seperti kamar tidur dan ruang belajar. Saat hujan turun, anak-anak sering harus berpindah tempat agar tidak terkena air,” katanya.

Baca juga:

Dalam waktu relatif singkat, prajurit Kopassus melakukan serangkaian perbaikan menyeluruh. Renovasi meliputi penggantian atap yang lapuk, pembaruan sejumlah material bangunan, pengecatan ulang, hingga penataan dan pembersihan lingkungan panti.

Tidak berhenti pada pembangunan fisik, Grup 2 Kopassus juga menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar bagi penghuni panti. Bantuan tersebut meliputi 22 unit kasur lengkap dengan sprei, 20 mushaf Al-Qur’an, 20 peci, serta 20 sajadah.

Langkah yang mendapat perhatian luas justru hadir melalui pendampingan administrasi kependudukan. Dalam program tersebut, Grup 2 Kopassus menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surakarta guna membantu penerbitan akta kelahiran bagi anak-anak penghuni panti.

Kepala Dispendukcapil Surakarta, Agung Hendratmo, menjelaskan bahwa terdapat empat anak balita berusia antara enam bulan hingga satu setengah tahun yang berhasil diterbitkan akta kelahirannya melalui mekanisme kartu keluarga induk milik pengurus panti.

Menurut Agung, keberadaan akta kelahiran memiliki arti yang sangat penting karena menjadi dasar pengakuan identitas hukum seorang warga negara sekaligus syarat utama untuk mengakses pendidikan, layanan kesehatan, dan bantuan sosial.

Akta kelahiran merupakan hak dasar warga negara. Dokumen ini sangat diperlukan untuk akses sekolah maupun program bantuan sosial. Selama ada permintaan dari panti asuhan, kami siap memfasilitasi dengan sistem jemput bola,” tegasnya.

Kehadiran program tersebut dinilai tidak sekadar memperbaiki infrastruktur bangunan, tetapi juga memperkuat perlindungan hak sipil anak-anak yang selama ini rentan terabaikan. Bagi penghuni panti, bantuan itu menjadi simbol perhatian negara terhadap masa depan mereka.

Melalui pendekatan kemanusiaan yang menyentuh aspek fisik maupun administratif, Grup 2 Kopassus memperlihatkan bahwa tugas pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan negara, tetapi juga melalui upaya menghadirkan harapan dan kepastian hidup yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan.

Share :