Home Daerah

TP PKK Bojonegoro Perkuat Pemberdayaan Keluarga Melalui Pembinaan Terpadu di Desa Sembunglor

by Media Rajawali - 03 Juni 2026, 21:11 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

Bojonegoro — Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga melalui kegiatan Kunjungan Kerja Terpadu dan Pembinaan Administrasi yang digelar di Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah, kader PKK, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan keluarga.

Kedatangan rombongan TP PKK Kabupaten Bojonegoro disambut antusias oleh warga dan kader PKK setempat. Sebelum agenda utama dimulai, masyarakat telah mengikuti berbagai layanan kesehatan melalui Posyandu Lansia, Posyandu Remaja, dan Posyandu Balita. Selain itu, bantuan sosial juga disalurkan kepada lansia serta balita yang mengalami kurang gizi sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan khusus.

Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan dan administrasi organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penguatan program pemberdayaan ekonomi keluarga. Salah satu materi yang mendapat perhatian khusus adalah pengembangan program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) yang dipaparkan oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Ginuk Karniati Nur Sujito.

Program tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menegaskan bahwa gerakan PKK memiliki posisi penting dalam pembangunan nasional karena berakar langsung dari institusi keluarga.

Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter, sehat, cerdas, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga menjadi salah satu langkah mendasar dalam menciptakan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“PKK memiliki peran besar dalam menentukan kualitas sumber daya manusia generasi penerus bangsa. Keluarga yang kuat akan menjadi pondasi penting bagi terwujudnya masyarakat yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Cantika juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari stunting, pernikahan anak, hingga persoalan anak tidak sekolah. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program-program yang mampu menjawab berbagai persoalan tersebut secara terintegrasi.

Baca juga:

Ia menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan dua sektor utama yang harus mendapatkan perhatian bersama apabila Indonesia ingin mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Pendidikan menjadi kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan. Ketahanan nasional pada masa depan sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat hari ini. Karena itu, kedua sektor ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Sembunglor, Siti Rahayu, memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan di tingkat desa. Berbagai kegiatan rutin seperti posyandu, senam masyarakat, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman pangan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ia menjelaskan bahwa sektor UMKM di Desa Sembunglor menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Beragam usaha rumahan, mulai dari produksi kue kering hingga makanan dan minuman olahan, telah menjadi sumber pendapatan tambahan bagi banyak keluarga.

Selain itu, masyarakat juga aktif memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman obat keluarga, sayuran, dan buah-buahan, serta mengembangkan usaha peternakan ayam petelur.

Menurut Siti Rahayu, program Gayatri yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, khususnya dalam menciptakan peluang usaha produktif di lingkungan pedesaan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono bersama Bendahara TP PKK Kabupaten Bojonegoro Emi Edi Sudanto dan jajaran pengurus turut melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi. Rombongan meninjau lembaga pendidikan tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar, mengunjungi peternakan ayam petelur milik warga bernama Leginah, serta menyambangi seorang lansia kurang mampu yang hidup seorang diri, Sutinah.

Kunjungan tersebut menjadi simbol pendekatan langsung yang dilakukan TP PKK dalam memahami kondisi masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial dapat menjangkau warga yang membutuhkan.

Melalui kegiatan pembinaan terpadu ini, TP PKK Kabupaten Bojonegoro berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan warga dapat semakin kuat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, upaya membangun keluarga yang sehat, mandiri, produktif, dan sejahtera diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan.

Share :